Telfon genggam yang dulunya menjadi barang mewah dan hanya
orang-orang kaya saja yang bisa memiliki telfon genggam ini. Lain dulu lain
sekarang, dirimu yang dulu bukanlah dirimu yang sekarang, mungkin kata-kata itu
yang sekarang ada di benak kita, sekarang telfon genggam bukan barang mewah
lagi, sekarang dari anak kecil sampai orang mempunyai telfon genggam ini.
Saya ingat dulu waktu saya kelas satu sekolah menengah pertama kira-kira 13
tahun yang lalu saya dibelikan oleh orang tua saya telfon genggam yang sekarang
menjadi telfon genggam paling fenomenal hehehe… agak lebay, ada yang tau, iya
benar sekali, sebuah ponsel dengan merk nokia type 3310 yang masih monochrome
alias hitam putih atau belum berwarna yang bisanya Cuma sms (sort messages
service) dan panggilan atau telfon, dulu harganya lebih dari satu juta dan
hamper mendekati angka dua juta, kalau di belikan smartphone sekarang sudah
komlit fasilitasnya .
Sekarang sudah jamannya smartphone yang menggeser PDA
(personal Digital Assistant ), kalau gak salah sih seperti itu kepanjangannya,
ok langsung aja cara memilih smartphone dengan cara smart, sttt ini menurut
saya lho jika anda ada pandangan yang lain sih ok ok aja gak ada salahnya kok.
Yang pertama tentukan range harga, ini sangat penting, jika
harga tidak jadi soal maka abaikan dan langsung ke pemilihan hardware. Ok saya
kasih contohnya missal kisaran harga tidak lebih dari dua juta rupiah, kita
pilih harga di bawah 2 juta rupiah dapet merk dan tipe A, B, C, D, E
Pemilihan hardware, dari harga tersebut kita pilih merk dan
spesifikasi hardware( kita dapat merk dan tipe A, B, C, D, E ), teorinya adalah
jika spesifikasinya bagus maka kinerja smartphone juga baik, tapi ini tidak
sepenuhnya benar, dilihat dari support softwarenya juga, jika hardware bagus
tapi softwarenya atau system operasinya kurang bagus sama aja bohong, maka di
sini saya ingatkan selain kita menganalisis sendiri mengenai spesifikasi maka
kita juga harus melihat review yang ada di internet, kita memilih dari
processor yang digunakan, besarnya RAM
yang digunakan, sensor-sensor yang ada serta support system operasi, score
antutu bias kita jadikan patokan, dari mana kita dapatkan score antutu, dari
internet atau dari software antutu itu sendiri, di dalam software antutu itu
terdapat rangking dimana merk dan tipe ponsel sudah tercatat score dan berapa
rangkinya. setelah itu kita dapat mengambil satu dari merk dan tipe A, B, C, D,
E itu tadi
Belum sampai di situ setelah kita dapat menyimpulkan mana yang
akan di beli maka perhatikan purna jual serta service center yang ada di kota
anda, ini di maksudkan jika terjadi yang tidak di inginkan misalnya rusak dan
kita butuh untuk claim garansi dengan cepat dan aman. Pemilihan merk juga
sangat penting tetapi sekarang banyak merk yang baru dengan teknologi yang
ditawarkan lebih canggih dan menggiurkan. Jangan terpaku kepada merk tapi merk
juga sangat penting. Nah bingung kan. Tidak usah bingung setelah anda cermati
step by step yang saya tuliskan tadi maka anda otomatis bias menyimpulkan
sendiri, mana smartphone yang harus anda beli, jika anda bingung tentang
prosesor ram dan sensor-sensor maka saya akan menerangkan sedikit tentang itu
semua.
Processor smartphone adalah otak dari smartphone itu sendiri
dimana kecepatan dan jumlah core semakin banyak maka semakin bagus artinya
untuk melakukan perintah akan lebih cepat.
RAM ( Random Access Memory ) adalah memory utama (main
memory) dimana semakin besar memory RAM maka Semakin baik
Untuk yang lain misalnya sensor gps glonas mungkin menjadi
pertimbangan selanjut.
Sederhana bukan…?

No comments:
Post a Comment