1. Kenali kebutuhan Anda
Meskipun
sama-sama tergolong sebagai komputer, namun tablet dan notebook dirancang untuk
cara penggunaan dan tujuan yang berbeda. Bahkan, kebanyakan tablet PC yang beredar
memiliki sistem operasi yang berbeda.
Akibat
adanya perbedaan sistem operasi ini, maka aplikasi atau software yang digunakan
juga otomatis berbeda. Misalnya, untuk notebook berbasis sistem operasi
Microsoft Windows, Anda mungkin akan menggunakan Microsoft Office atau Open
Office untuk membuka naskah atau menyelesaikan laporan keuangan.
Tapi
di komputer tablet, aplikasi yang digunakan sama berbeda, baik dari segi
kemampuan, fitur, dan cara penggunaan. Jadi pastikan kebutuhan Anda akan dapat
dipenuhi perangkat yang baru dibeli tersebut.
Perbedaan
mendasar lainnya terletak pada penggunaan keyboard. Walaupun Anda dapat
menggunakan komputer tablet dengan keyboard tambahan, namun hampir semua
aplikasi untuk tablet dirancang untuk memaksimalkan penggunaan layar sentuh.
Jadi
jika Anda banyak melakukan input teks seperti mengetik naskah yang panjang,
memasukkan data, dan hobi bermain game serius, disarankan Anda membeli
notebook. Namun, jika aktivitas komputer Anda hanya sebatas browsing Internet,
chatting, mengetik naskah pendek, mencatat buku harian, mendengarkan lagu,
bermain game yang santai, serta jarang mengetik, maka tablet PC dapat memenuhi
kebutuhan Anda. Pastikan aplikasi yang Anda butuhkan ada di platform yang
diinginkan.
2. Hitung dananya
Begitu
sudah mengenali kebutuhan Anda, kini pastikan dana yang dimiliki cukup. Saat
menghitung dana yang disiapkan untuk membeli tablet atau notebook, pastikan ada
dana tambahan untuk membeli aksesoris pendukung atau garansi tambahan.
Beberapa
tablet PC juga telah dilengkapi fasilitas mobile Internet terintegrasi, yang
memungkinkan koneksi Internet melalui jaringan koneksi data operator seluler.
Untuk notebook, seringkali Anda harus mengeluarkan dana ekstra untuk membeli
dongle atau modem USB untuk terkoneksi ke Internet.
Tergantung
merek dan spesifikasi, harga tablet PC berkisar antara Rp 1,5 juta — Rp 8 juta.
Sedangkan untuk netbook, antara Rp 2,5 juta — Rp 6 juta dan notebook antara Rp
3 juta — Rp 30 juta. Seringkali, perbedaan harga terletak pada merek dan beberapa
fitur yang dimilikinya.
Salah
satu keuntungan membeli tablet keluaran merek terkenal adalah dukungan purna
jual serta nilai jual kembali yang lebih baik. Sedangkan untuk notebook,
mengingat spesifikasinya yang cenderung lebih seragam, merek, desain, dan harga
akan menjadi pertimbangan yang utama.
Mengingat
harga tablet PC yang relatif lebih murah dibanding notebook dan netbook, tidak
ada salahnya jika Anda memilih tablet PC. Tentunya jika memang tablet PC dapat
memenuhi kebutuhan.
3. Seberapa tinggi mobilitas
Anda?
Mungkin
inilah pertimbangan yang paling menentukan. Bagi yang sering bepergian, membawa
notebook kadang cukup membebani akibat ukuran dan bobotnya. Apalagi jika Anda
membawanya untuk waktu yang cukup lama, menggunakan tas notebook ala kadarnya.
Jika
Anda memiliki mobilitas tinggi dan kebutuhan hanya sekadar presentasi atau
mengakses Internet, maka tablet PC merupakan pilihan yang bijaksana. Selain
ringan, tablet PC juga lebih dingin sehingga tidak menimbulkan masalah jika
lupa dimatikan saat berada di tas. Daya tahan baterai yang panjang serta waktu
menyala yang singkat juga menjadi nilai tambah yang patut diperhitungkan.

No comments:
Post a Comment